Jalan – jalan di Krabi

Selama menghabiskan satu tahun training di Thailand, saya memiliki bucket list di setiap area di Thailand yang secara umum dibagi menjadi Northern (Nuea), Central (Glaang), North-eastern (Isaan), South-eastern (Owm-ta-wan-ok), dan Southern (Thai). Di bulan terakhir, tempat yang belum saya kunjungi adalah Southern, masalahnya, April adalah bulan liburan Songkran, di mana berbagai tempat akan sangat crowded dan saya sendiri kurang suka kalau over-crowded. Berhubung sepertinya Phuket akan sangat crowded, saya pun memilih mlipir ke Krabi.

 

Pengalaman naik night bus di Thailand

Saya baru mencari tiket 4 hari sebelum Songkran (the longest holiday in Thai) dan dapat! Sesuatu yang tidak bisa kita bandingkan dengan Lebaran di Indonesia. Karena base saya di Rayong, sedangkan bus dari Rayong ke Surat Thani (hub city untuk daerah Southern) sudah sold-out, maka saya memilih bus Sawasdee All Thai dari Pattaya jam 5 sore. Saya book via 12go.asia. Biayanya sekitar THB 900 (VIP32 upper deck) dengan legroom yang luas (lebih panjang dari kaki saya hahaha), dapat air mineral + snack, dan selimut bersih. AC di bus cukup dingin, bus akan berhenti di sekitar Hua Hin untuk waktu istirahat sekitar 30 menit, ada toilet dan warung – warung. Toilet di bus ala kadarnya, kalau buat yang super higienis mungkin lebih baik pas di toilet rest-area saja (atau pake pampers hahaha). Dengan kondisi jalanan di malam Songkran yang cukup ramai (kalo buat orang Thai, sudah disebut macet), tibalah kami di Na Nuea (bagian utara Krabi Province) sekitar jam 6.30. Setelah sarapan dan ngopi (ada Amazon Café di pedesaan ini lho hahaha), kami lanjut ke kota Krabi dengan ‘asal naik’ bus jurusan Hatyai dan minta diturunkan di Krabi. Busnya biasa banget dan bayar THB 80 saja (itu sempat beberapa menit duduk ngampar haha).

Untuk kembalinya dari Krabi, saya pun menaiki bus malam, tapi dari operator Lignite Tour, pesan via easybook, hanya THB 600 untuk VIP32 upper deck, jurusan Bangkok (Southern bus Terminal, Sai Tai Mai). Bus-nya menurut saya, lebih bersih dibanding Sawasdee All Thai, tetapi legroom sedikit lebih sempit. Kalau tiba di Sai Tai Mai dan akan ke pusat kota Bangkok, naik public bus saja hanya THB 21.

Night bus bisa jadi solusi untuk budget traveler (sekalian nginep juga haha nyaman kok). Tapi untuk yang ingin naik pesawat, ada banyak budget airline juga yang harganya kadang bisa sama dengan bus.

Transportasi di Krabi

  1. Songthaew: seputaran Ao Nang THB 20, Krabi Bus Terminal – Ao Nang THB 60, Krabi Town (Pak Nam) – Ao Nang THB 50, berlaku sebaliknya
  2. Rent motorcycle: THB 150 – 250 per hari, saya dapat cuman THB 150 🙂
  3. Krabi Shuttle: ada web-nya, bisa pesan online atau telp, cocoknya kalau grup besar (lebih dari 4 orang), Krabi Airport – Ao Nang sekitar THB 600

Halal!

Penduduk Krabi mayoritas muslim. Menemukan masjid di Krabi sama mudahnya dengan menemukan temple 🙂 Masjid-nya juga besar – besar, contohnya masjid di Ao Nang, cukup besar dan punya efek lighting di menaranya yang akan menyala di malam hari.

Di Krabi menemukan kedai makanan muslim juga sangat mudah, banyak juga yang bisa berbahasa Melayu sehingga memudahkan kita untuk mencari makanan atau tempat. Meskipun begitu, masih banyak bar dan café di sekitaran Ao Nang dan Nopparat Beach.

 

What to explore in Krabi

  1. Obviously beaches!

Memilih base di Ao Nang cukup strategis untuk menjangkau pantai – pantai. Saya sendiri lebih suka daerah dekat pantai Ao Nang dibanding Nopparat Thara beach, meskipun banyak hotel – hotel cukup bagus dekat Nopparat Thara.

 

IMG_20170416_133307_HDR

suatu siang di Ao Nang beach

 

Dari Ao Nang, bisa naik long-tail boat ke Railay beach, mengeksplor Diamond / Phra Nang cave, biayanya sekitar THB100.

  1. Island hopping

Ada beberapa paket island hopping yang biasanya ditawarkan dari Krabi:

seperti Four Island tour, Hong Island tour, Phi Phi Island tour, dan James Bond island tour. Mostly tour package ini untuk one-day-trip berangkat dari Ao Nang beach, beberapa package dilengkapi dengan snorkeling dan kayaking. Biaya untuk one-day-trip Four Island tour sekitar THB 700 – 1,000, sedangkan untuk tour yang lain berkisar antara THB 1,300 – 2,000. Di Phi Phi Don, ada fasilitas cukup mendukung untuk menginap. Jika ingin overnight di Phi Phi, disarankan naik Ferry yang berangkat dari pier dekat Nopparat Thara beach, untuk trip-nya ambil yang base-nya dari Phi Phi DON.

  1. Eating

Cobalah makan di restaurant sekitar Ao Nang beach, saya waktu itu coba The Last Fisherman’s bar, suasananya cukup asik dengan harga yang menurut saya masih okay lah, sekitar THB 200 per orang dengan  tropical juice.

 

IMG_20170416_145156_HDR

nam tengmo aka watermelon juice!

 

Di Pak Nam (Krabi Town), I really really recommend May and Mark’s Restaurant, terkenal bangeeet! Suka sekali dengan makanan dan atmosphere-nya, kopinya enak dan banyak pilihan, termasuk single-origin. Pilihan menu mulai dari Thai sampai Western, breakfast – lunch – dinner, pokoknya buku menu-nya tebal banget dan bikin ngiler. Saya pesan pizza (8 slices), chicken salad (mangkok gede), desert, dan kopi hanya THB 500.

  1. Tiger Cave temple (Wat Tham Suea)

Nama – nama temple ini memang mencirikan culture, asal muasal temple, atau peruntukannya sehingga kita bisa menemukan temple dengan nama yang sama di tempat yang berbeda. Seperti Wat Phra Kaew (yang lebih popular dengan Grand Palace, sebenarnya beda arti ya ini), gak hanya ada di Bangkok, tapi ada juga di kota – kota lainnya. Nah, begitu juga dengan Wat Tham Suea. Saya pernah ke temple serupa di Kanchanaburi, bedanya di sana ada semacam cable car untuk mencapai puncak, sedangkan yang ini, saya mendaki 1,237 anak tangga!

Pemandangan di puncaknya breath-taking, benar – benar bisa menghapus lelah. Pakailah outfit yang nyaman, bawa barang seminimum mungkin, bawa air minum, dan selamat mendaki 😀

  1. Emerald pool

Natural hot spring, lokasinya  sekitar 60 km dari Krabi Town.

  1. Thai Massage!

Saya dan teman saya memang ‘jompo’ bangeeet, habis ke Wat Tham Suea dan island hopping, kaki mau turun tangga aja butuh effort. Banyak pilihan tempat Thai Massage di sekitaran Ao Nang, biayanya sekitar THB 200 – 250, rekomendasi saya yang kombinasi neck, back, and foot, 1 jam saja udah lumayan banget rasanya ke badan hehehe.

Phi Phi Island tour

Saya mengambil tour yang ditawarkan hostel, biayanya THB 1400 (include entrance fee Phi Phi Island National Park THB 400) untuk one-day trip dengan speed boat, termasuk makan siang buffet, life-jacket, dan alat snorkeling. Karena limited time dan tenaga (bulan April kerjaan pas lagi capek – capeknya, jadi speed jalan-jalan saya agak selow), hanya ini island  hopping tour yang saya ambil. Nama operator tour-nya Barracuda, cukup recommended, saya book via staff hostel. Guide okay, bisa bahasa Inggris, Thai, dan Melayu. Ramah dan asik juga. Speed boat-nya bagus dan bersih. Makan siang melimpah dan halal, bisa shalat dhuhur di tempat makan siang, ada mushola.

Rutenya: Bamboo Island – Viking cave (dari boat saja) – Phi Phi Leh (dari boat saja, pengen banget berenang di sini, tapi sepertinya ombak di sini cukup besar, airnya jernih banget) – Maya Bay dan Loh Sa Mah Bay (rame banget di sini, tapi tetap terlihat cantik) – Phi Phi Don (bisa berenang di pantai dan makan siang) – Monkey Beach (yup, ada monyetnya, tapi pas saya kesana gak ada hehe, bisa snorkeling) – Snorkeling point (kedalaman sekitar 3 meter, jernih banget, banyak ikan, tapi  terumbu karangnya lebih beragam di Indonesia sih haha :D)

Akhirnya, setahun training saya berakhir dan I really have to admit, travelling in Thailand  is soooo easy and addictive. Dengan muka Asia dan kemampuan bahasa Thai basic, so far, saya gak pernah ada masalah berarti. Orang – orang Thailand juga sangat welcome dan helpful, makanan enak dan murah, transportasi mudah, dan banyak tempat menarik! Akses ke tempat – tempat wisata juga mudah. Namun, saya jadi sadar saya masih kurang traveling di Indonesia sehingga kembali ke Indonesia justru membuat saya ingin traveling di Indonesia lebih banyak lagi.

Hati – hati ya kalo traveling karena …. bakalan ketagihan hahaha 😀

Advertisements

5 thoughts on “Jalan – jalan di Krabi

  1. mbak boleh nanya..rencana saya akan ke krabi dan menginap di city hotel di krabi town ( ini alamat lengkapnya..City Hotel 15/2-4 Soi 10 Maharat Rd.Muang Krabi Thailand 81000 ) ..pinginya naik bis dari bandara krabi..bisnya lewat hotel itu atau tidak yah ?? trus kalo tidak lewat hotel maka saya harus ikut sampai terminal bus krabi atau bagaimana ??,,trus kalau dari terminal bus krabi apa bisa saya naik Songthaew ke hotel tempat saya menginap ??..makasih yah mbak sebelumnya,maaf banyak nanya 🙂 karena bawa keluarga kecil jadi harus prepare…

    Like

    • hai mas,
      daerah hotelnya itu di Krabi Town atau ‘Pak Nam’, saya belum pernah naik bus dari airport, jadi ini berdasarkan hasil pencarian dan ingatan saya ya mas. Hanya ada satu jalur bus yang rutenya: Krabi airport – Krabi Town – Ao Nang. Busnya akan lewat jalan raya night market, nanti perhatikan di sebelah kiri ada patung crab besar (The Mud Crabs Sculpture-ada di gmaps), mas bisa turun di situ atau maju sedikit ke pertigaan depannya, dari situ belok kanan ke hotel jalan kaki kira-kira 300 m.
      Untuk lebih jelas, mungkin mas bisa kontak hotelnya untuk memberi arah, saya rasa akan lebih akurat. Naik taksi mungkin sekitar 200-300 baht (kalau takut repot karena bawa anak kecil).

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s