Hong Kong – Shenzhen – Macau (day 4&5)

Pagi-pagi, kami sarapan di hotel yang ternyata menyediakan sarapan. Lumayan lah, kami makan roti tawar dan telor. Tadinya kami pengen naik taksi aja ke Shekou Port, tapi ga ada taksi hiks. Jadi, kami pun naik metro, cuma dua station dan sampailah di Shekou Port. Ternyata sampe sana hujan deras. Kami pun hujan-hujanan. Tukar uang sisa Renminbi ke Hong Kong Dollar, beli tiket CNY 230 dari Shekou Port ke Macau Ferry Terminal. Btw, naik Ferry di sini itu enak, tiap orang dapet tempat duduk yang pewe, dengan AC yang dingin. Walaupun di luar hujan deras, tapi gak terlalu terasa goncangannya hehe.

Sampe di Macau, ngelewatin imigrasi (gak dicap lagi huhu), lalu kami bingung hahaha. Untunglah orang-orang di Macau pada bisa bahasa Inggris. Akhirnya kami nanya dan ditunjukin bus ke arah hotel. Bus di Macau bisa bayar pake uang cash (ga ada kembalian) atau pakai card. Sekali naik bus MOP 2-5. Mata uang MOP (Macao Pattaca) dan HKD sama-sama bisa dipakai dan dianggap sama nilainya. Dari Macau Ferry Terminal yang ada di Taipa, kami menuju Praca Ferreira Amaral, tempat transit hampir semua bus di Macau, tempatnya persis di depan Grand Lisboa yang sering jadi icon foto. Hotel kami Best Western Sun Sun ada di daerah Ponte e Horta, dekat dengan Sofitel.

Kami lumayan recommend hotel ini karena tergolong murah untuk ukuran di Macau, transport-nya juga mudah karena di dekatnya ada beberapa halte bus. Di dekat hotel ada taman yang bagus sehingga suasana sekitar hotel jadi segar.

Setelah check in dan beres-beres barang di hotel, kami pun pergi ke Venetian Resort. Kompleksnya Venetian Resort ini gede buanget, mencakup Mall, beberapa hotel, hall yang bisa buat tempat konser, casino, termasuk ada kanal-kanal di dalemnya. Suasananya asik banget karena langit-langitnya dilukis mirip langit biru berawan. Tempatnya mewah, bersih, dan mahal hahaha. Tujuan pertama kami adalah makan! Fika makan menu India lengkap HKD 80 dan saya makan Nasi Hainan lengkap HKD 60. Setelah itu, kami muter-muter, saking gedenya itu Mall menyediakan maps hehe. Berbekal maps itu kami pun menuju tempat naik gondola. Biaya naik gondola perorang MOP118. Satu gondola diisi 5 orang, kami berdua dan 3 turis China plus gondolier tentu saja. Seperti halnya di Venesia, gondolier mengemudikan gondola sambil bernyanyi. Lagu pertama, mungkin Spanyol atau Itali gitu haha, lagu kedua lagu China, dan lagu ketiga adalah Lagu Indonesia, yaitu Sempurna (Andra and The Backbone). Saya pun duet dengan sang gondolier hihihi. Sayangnya, ketika gondola merapat, mereka gak memperbolehkan kami foto pake hp, jadi kalo mau foto-foto ya pas di gondola hehe.

Habis itu kami belanja di Sasa. Sasa ini toko yang menjual berbagai macam kosmetik dengan harga yang lumayan murah. Berbagai masker produk Korea dan China juga banyak, mulai dari yang bahan herbal sampe dari hewan. Parfum juga lumayan murah, saya beli Elizabeth Arden EDT 30 ml HKD 58. Kami juga beli masker dari rice bran yang gambarnya Kim Soo Hyun seharga HKD 30 isi 8 hehe. Habis dari situ kami pun naik bus, dan jalan ke arah Senado Square. Di sana kami foto-foto dan berniat cari souvenir, sayangnya gak dapet hiks. Kata orang-orang, kami bisa cari souvenir di sekitar Ruins of St Paul, pas kami nyampe sana ternyata udah pada tutup hiks. Akhirnya kami pulang dan berniat kembali esok hari.

Pagi-pagi, kami pergi ke Macau Fisherman’s Wharf. Tempat ini sebenarnya sekumpulan toko, tempat makan, kasino, dan tempat pertunjukan, yang bikin unik adalah desainnya. Eyegasm banget deh di sini.

20150908_104052

banyak bangunan unik di Macau Fisherman’s Wharf

Karena kepagian, kami hanya duduk-duduk dan sarapan hehe. Habis itu kami ke Ruins of St Paul, benar-benar sampe nanjak deh hehe. Di sanalah akhirnya kami dapet souvenir hehehehe. Lumayan lah, magnet kulkas dan gantungan kunci, HKD 25 isi 6. Buat cowo-cowo, kami beli kaos Giordano yang lagi sale hehe. Habis itu kami makan di mcD terdekat, kemudian balik ke hotel untuk check out.

Ambil barang di hotel, kemudian kami naik bus ke Macau Ferry Terminal dan naik Ferry langsung ke HKIA. Memang lebih mahal kelihatannya karena bayarnya HKD 260, sedangkan kalau ke Hong Kong Island atau Kowloon cm HKD 180-an, tapi lebih enak. Pertama, bisa langsung check inn bagasi dari Macau, jadi begitu naik Ferry kita bebas barang bawaan. Kedua, ada pengembalian tax sebesar HKD 120, lumayan kan buat makan atau beli coklat di HKIA hehe. Ketiga, ga harus repot-repot naik berbagai macam transportasi. Keempat, cuma ngelewatin satu kali imigrasi, yaitu di Macau.

Begitu nyampe di HKIA, kita diminta ke counter check inn, untuk dapet boarding pass, masuk deh ke HKIA. Kami nyampe disana sekitar jam 6 sedangkan, pesawatnya baru take off jam 12 hehe. Jadi, ya puas banget ngelilingin HKIA. Kami makan di Popeye (halal’s food), kemudian beli oleh-oleh Disneyland, trus beli coklat. Trus tidur-tiduran aja deh nunggu jam terbang hehe. Sampe di pesawat, makan dan minum snack terus tidur, dan jam 4 pagi, sampailah kami di Soetta, terus ternyata nunggu bagasi lama banget, huft.

Sampe di Cilegon jam 6, langsung mandi dan ngantor hahahaha.

Wow, a very unforgettable trip deh pokoknya ! J

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s